Tim Peucrok-19 Pidie Kembali Gencarkan Operasi Yustisi, Pelanggar Protkes akan Disanksi

Tribratanewspolrespidie.id |

Tim Peucrok-19 Pidie yang terdiri atas polisi, TNI, dan Satpol PP Pidie akan gencar melakukan Operasi Yustisi di tempat keramaian, terutama  warung kopi (warkop) di Sigli, Sabtu (6/2/2021).

Dalam operasi tersebut, Tim Peucrok 19 tetap memberikan sanksi maupun denda bagi pelanggar protokoler kesehatan (protkes). Dalam Operasi tersebut, Tim Peucrok-19 tetap memberikan sanksi maupun denda bagi pelanggar protokoler kesehatan (protkes). 

Sanksi dan denda diberikan, sesuai yang tertuang dalam Perbup Pidie Nomor 41 Tahun 2020 tentang tentang teknis peraturan dalam penegakan disiplin prokes.

Perbup itu ditandatangani Bupati Pidie, Roni Ahmad tanggal 9 September 2020. Di mana amanah perbup tersebut, masyarakat diwajibkan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. 

Sementara sanksi diberikan berupa, membersihkan rumah ibadah. Adapun denda, Rp 30 ribu bagi warga dan Rp 50 ribu bagi PNS, Polri, TNI dan karyawan BUMN.

” Sasaran operasi yustisi adalah warkop dan pasar, agar warga menjalankan protkes dalam pencegahan Covid-19,” kata Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH, melalui Kabag Ops, AKP Iswahyudi, kepada Serambinews.com, Sabtu (5/2/2021).

Ia menyebutkan, tempat jualan seperti toko dan sarana publik lainnya juga akan didatangi Tim Peucrok 19. Dalam operasi tersebut, sebut Iswahyudi, tim lebih mengedepankan kepada pendisiplinan warga menjalankan protkes.

” Jika berulangkali diingatkan masih tidan menjalankan protkes, maka akan diberlakukan sanksi atau denda sesuai dengan Perbup. Sebab, sanksi dan denda harus ada,” tegasnya. (*)







About indrahumas

Check Also

Guna Antisipasi Guantibmas dan Penertiban Pokes Mencegah Covid-19

Tribratanewspolrespidie.id | Personil Polsek Pidie melaksanakan Patroli malam Antisipasi Guantibmas dan Penertiban Penindakan Prokes Mencegah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: MAAF, ARTIKEL INI DILINDUNGI ADMIN !!!