Konferensi Pers, Polres Pidie Ungkap Kasus Penembakan Anggota TNI di Pidie

Tribratanewspolrespidie.id |

Tiga pelaku penembakan seorang TNI berpangkat Kapten berhasil dibekuk Polisi pada Minggu (31/10/2021). Korban bernama Kapten Abdul Majid ini sebagai anggota TNI Pidie. Ketiga tersangka berinisial M (41), F (42) dan D (48). Mereka ditangkap hari ini, Minggu (31/10/2021) di lokasi berbeda di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya.

Korban ditembak dari jarak dekat di Jalan Lhok Panah, Desa Murong Cot, Kecamatan Sakti, Pidie, Kamis (28/10/2021).  Saat diinterogasi, motif penembakan itu murni perampokan karena ketiga pelaku hendak menguasai uang milik korban sebanyak Rp 35 Juta. Hal ini disampaikan Kapolres Pidie, AKBP Padli saat menggelar Konferensi Pers di Mapolres Pidie, Senin (1/11/2021).

“Sebelum melakukan aksinya, ketiga tersangka ini terlebih dahulu melakukan perencanaan untuk menembak korban. Mereka sudah merencanakan aksinya sehari sebelum kejadian,” kata Kapolres Pidie AKBP Padli.

Dalam mengeksekusi korban, ketiga pelaku mempunyai perang masing-masing. Tersangka M, warga Kabupaten Pidie Jaya bertindak sebagai aktor utama dibalik pembunuhan tersebut. Tersangka M mengaku kenal dekat dengan korban. Bahkan juga mengetahui segala aktifitas keseharian korban. Sementara tersangka F bertindak sebagai eksekutor terhadap korban. Kemudian tersangka D berperan sebagai perancang strategi dalam mengeksekusi korban.

Kronologisnya, tersangka M awalnya menghubungi korban untuk diajak berjumpa di kawasan Simpang Lamlo, Kecamatan Sakti, Pidie. Setelah berjumpa, korban diajak tersangka M dengan dalih berkunjung ke rumah kawasan di kawasan Gampong Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Pidie. “Tersangka bersama korban pergi bersama-sama dengan mobil Fortuner warna putih yang dikendarai oleh korban,” ucap AKBP Padli.

Setiba di lokasi kejadian, tersangka M meminta korban untuk menghentikan mobil serta menurunkan kaca mobilnya. Saat kaca mobil diturunkan, tersangka F dan D yang sudah sebelumnya sudah berada di lokasi langsung melepas tembakan. “Korban ditembak dari jarak dekat sekira tiga atau empat meter jaraknya dengan menggunakan senjata api jenis SS1-V2. Pelaku penembakan itu adalah tersangka F,” ujarnya lagi.

Usai menembak korban, para tersangka langsung mengambil uang milik korban dan melarikan diri. Sedangkan korban yang sudah sekarang dengan kondisi berlumuran darah langsung dilarikan ke RSUD Sigli. Setiba disana, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

About indrahumas

Check Also

Vaksinasi Covid-19 Terlaksana di Kec. Indrajaya

Tribratanewspolrespidie.id | Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Kec. Indrajaya terus dilaksanakan sesuai dengan Program Pemerintah yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: MAAF, ARTIKEL INI DILINDUNGI ADMIN !!!